kelebihan flash eksternal

Inilah Kelebihan Flash Eksternal Dibandingkan Flash Internal

Diposting pada

Dalam dunia fotografi khususnya untuk gear DSLR, dikenal dengan sebuah perangkat tambahan bernama flash eksternal. Saya yakin Anda pernah melihat flash eksternal karena perangkat ini sering dibawa oleh fotografer professional. Bentuknya seperti hampir sama dengan kamera, bahkan jauh lebih tinggi.

Flash ekternal terpasang diatas kamera DSLR melalui Hot Shoe. Terkadang pula fotografer menambahkan aksesoris seperti diffuser dan reflector lain. Nah, yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa harus menggunakan flash eksternal? Bukankah kamera DSLR adalah kamera canggih yang sudah dibekali dengan fitur built in flash (flash internal).

Apakah memang ada keunggulan dari flash eksternal? Ya sudah jelas memang lebih unggul, jika tidak seorang fotografer tentu tidak akan repot-repot memakai flash eksternal yang jelas lebih berat dan ribet.

Kelebihan Flash Eksternal

Berikut ini ulasan kelebihan flash eksternal dibandingkan flash internal:

Kekuatan GN lebih besar

Dibandingkan dengan flash internal, tentu saja flash eksternal memiliki kekuatan pancaran cahaya yang sangat kuat. Ya, flash eksternal didesain untuk mampu menghasilkan cahaya besar sehingga mampu bekerja lebih baik menerangi obyek foto dibandingkan flash internal. Pemanfaatannya bisa untuk memotret pada area indoor yang mungkin minim cahaya atau area yang luas. Dipastikan jangkauan flash eksternal lebih luas.

Baca juga:  Kupas Tuntas Aperture atau Bukaan Dalam Fotografi

Terdapat pengaturan kekuatan cahaya

Tidak seperti flash internal yang hanya memiliki kekuatan cahaya paten tanpa bisa dirubah. Flash eksternal dapat Anda atur mengenai kekuatan cahayanya. Dalam banyak flash eksternal kekuatan cahaya diatur dalam poin 1/1 terbesar, 1/2, 1/4, 1/8, 1/16, 1/32, 1/64 sampai 1/128. Poin pertama adalah yang terbesar dan bila Anda kurang jitu dalam pengaturan eksposure hasil foto bisa over exposure.

Memiliki zoom head

Untuk beberapa jenis flash eksternal sudah memiliki fitur zoom head. Fungsinya untuk memajukan dan memundurkan head flash untuk mendapatkan hasil yang dianggap pas. Jarak zoom head biasanya berkisar 24mm sampai 105mm. Bandingkan dengan flash internal yang masih kaku tidak dapat di zoom. Jangan memaksakan untuk melakukan zoom head karena akan patah.

Head fleksibel

Sebuah alasan mengapa fotografer nyaman menggunakan flash eksternal, yakni karena head flash sangat fleksibel. Anda bisa mengaturnya menghadap ke depan langsung (direct), mengatur ke hadap atas, samping kiri, samping kanan atau bahkan ke arah belakang.

Baca juga:  Pilih Kamera DSLR Canon atau Nikon?

Posisi paling sering digunakan adalah posisi menghadap ke atas (bounce) karena cahaya tidak akan langsung menyorot ke obyek, sehingga menghasilkan cahaya lebih lembut. Bandingkan dengan flash internal yang tidak akan dapat diputar-putar, dan posisi akan selalu direct. Posisi bounce juga ternyata dapat membuat foto terhindari dari bayangan. dan hasil cahaya merata.

Kesan warna putih

Yang disukai fotografer saat menggunakan flash eksternal adalah kesan warna yang putih. Artinya foto akan memiliki warna yang hampir mendekati nyata. Bandingkan dengan flash internal yang kebanyakan justru membuat warna foto lebih hangat atau berkesan kekuningan.

Untuk fotografi komersial, tentu hasil warna foto yang tidak sesuai akan membuatnya kurang memiliki nilai jual. Bahkan untuk mendapatkan tone kuning, seorang fotografer studio lebih memilih menggunakan lampu dengan filter dan pengaturan white balance ketimbang menggunakan flash internal.

Penggunaan strobist

Baca juga:  Pengertian Megapixel Pada Kamera Digital

Jika ingin membuat fotografi lebih kreatif mungkin salah satunya adalah menggunakan teknik strobist. Ini adalah teknik lighting fotografi dimana lampu-lampu seperti flash ekternal tidak terpasang pada kamera. Fotografer dapat menempatkan flash eksternal pada posisi lain secara terpisah untuk menghasilkan efek cahaya kreatif. Untuk menyalakan flash secara wireless Anda bisa memanfaatkan fitur slave, maupun menggunakan bantuan trigger yang dipadukan receiver.

Kekurangan flash eksternal 

Ukuran besar. Ukuran besar sering dianggap salah satu kekurangan flash eksternal. Tentu kamera lebih berat untuk dibawa.

Penggunaan baterai khusus. Tidak seperti flash internal yang menyala berkat bantuan baterai dari kamera. Flash eksternal memungkinkan Anda harus menggunakan baterai khusus dan jumlahnya bisa mencapai 6 buah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *